Tampilkan postingan dengan label Speaking. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Speaking. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 April 2013

Beralih dari translasi menuju ekspresi

Di negara-negara yang tidak berbahasa Inggris seperti di Indonesia, mempelajari bahasa inggris tentunya tidak semudah di negara yang menggunakan bahasa ini sebagai pengantar komunikasi sehari-hari. Bagi kita yang ada di Indonesia, mempelajari bahasa inggris sama dengan mempelajari sebuah mata pelajaran seperti matematika, fisika, dan kimia. Kita jarang ditanya "can you speak english?" - dari sejak sekolah dasar kita selalu ditanya "Inggris kamu nilainya berapa di rapor?". Ketika seseorang melamar pekerjaan, dan lampiran ijazah dibaca oleh pewawancara, biasanya akan muncul komentar "wah bahasa inggris kamu bagus ya?" karena nilai yang tercantum di ijazah adalah 9 ! Jadi akhirnya tujuan pencapaian belajar hanyalah sebuah angka indah, bukan skill. Ini salah satu hal yang membuat kita sulit menguasai bahasa ini.


Kita dilahirkan dan bertumbuh di sebuah wilayah yang sudah memiliki bahasa daerah dan bahasa nasional sendiri. Sejak bayi otak kita sudah merekam berbagai kata dan kalimat sesuai bahasa di wilayah kita berada. Akhirnya bahasa yang kita dengar ini menjadi bahasa otak kita untuk mengekpresikan pemahaman lingkungan dan penyampaian maksud dan kehendak kita. Struktur bahasa ini karena digunakan terus menerus akhirnya membentuk sebuah pola bahasa di otak, dan juga menjadi bagian ekspresi otak bawah sadar kita. Jika kita tinggal di Jawa, maka struktur bahasa yang utama di otak kita tentunya adalah bahasa Jawa dan bahasa Indonesia. Akhirnya ekspresi bahasa ini muncul dan digunakan secara otomatis, tanpa pengerahan berlebihan dari otak sadar kita. Demikian pula yang terjadi pada negara-negara yang menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa sehari-hari. Jika kita amati pola ini, maka kita bisa melihat sebuah kunci untuk menguasai bahasa inggris dengan lebih baik, yaitu mentargetkan bahasa ini sebagai salah satu bahasa alamiah otak kita.

Bagaimana kita melatih otak kita untuk mampu membuat bahasa inggris sebagai bahasa alamiahnya ? secara sederhana ya mulai menggunakannya secara terus menerus. Memang itu jawabannya, tapi kesulitan muncul karena kita sudah mempunyai struktur bahasa sendiri, sehingga kita cenderung untuk menerjemahkan bahasa kita ke bahasa inggris pada waktu berbicara, dengan kecenderungan ini tentunya otak akan bekerja lebih berat, coba amati apa yang anda (sebagian besar orang, termasuk saya) lakukan ketika mencoba berbahasa inggris.

  1. Anda akan mulai memikirkan kata-katanya.
  2. Anda akan memikirkan sebuah kalimat secara lengkap. Misalnya : saya ingin pergi ke pasar.
  3. Kemudian Anda mulai menerjemahkan ke dalam bahasa inggris.
Nah, ada tiga tahapan, makanya kita suka terbatah-batah ketika harus berbicara dalam bahasa inggris. Cara di atas hanyalah sebuah ritual awal ketika Anda mulai belajar bahasa inggris atau bahasa apapun. Tetapi ritual tersebut tidak bisa mengantarkan anda pada sebuah komunikasi yang lancar. Anda harus beranjak dari ritual menuju ekspresi. Artinya Anda harus mulai melihat bahasa inggris sebagai sebuah ekspresi, bukan sebagai bahasa kedua. Maksud saya begini, ketika anda melihat sebuah benda berbentuk persegi atau bundar dengan kaki empat, Anda harus mampu mengekspresikan benda tersebut sebagai "TABLE", bukan lagi anda melhat sebuah meja, kemudian memikirkan kata meja dan menerjemahkannya menjadi table.

Jadi Anda bisa mulai melatih diri dengan cara sebagai berikut : 
  1. Jika anda melihat sebuah benda, sedapat mungkin lihatlah benda tersebut sebagaimana adanya benda tersebut, sedapat mungkin jangan pikirkan namanya dalam bahasa Indonesia. 
  2. Kemudian dekati benda tersebut dan katakan "what is this ?' 
  3. Dan kemudian ekspresikan benda tersebut dalam istilah bahasa inggris tanpa berusaha mengingat istilahnya dalam bahasa Indonesia. Atau anda bisa mengatakan "this is not priring, this is a plate !" jadinya memang agak lucu dan aneh :) tapi tidak apa-apa dalam rangka belajar.
Dengan mulai membiasakan melihat benda dan ekspresi bahasa langsung ke bahasa inggris tanpa transalasi, maka lambat laun sebuah jaringan baru akan terbentuk di otak Anda, dan dengan jaringan tersebut seharusnya kita semua akan lebih lancar berbicara dalam bahasa Inggris.

ipt>

Selasa, 26 Maret 2013

Perbedaan spelling dalam American English dan British English

Bahasa Inggris Amerika dan Bahasa Inggris British juga mempunyai perbedaan dalam speeling atau ejaan. Berikut ini beberapa perbedaan spelling di antara keduanya



American English Spelling
British English Spelling


Burned
Burnt
Check
Cheque (bank note)
Color, honor, labor, odor
Colour, honour, labour, odour
Curb
Kerb
Defense, offence, license
Defence, offence, licence
Dreamed
Dreamt
Forever
For ever
Jewelry, traveler, woolen
Jewellry, traveller, woollen
Program
Programme
Skillful, fulfill
Skilful, fulfil
Specialty
Speciality
Story
Storey
Smelled
Smelt
Spelled
Spelt
Spoiled
Spoilt
Realize, analyze, apologize
Realise, analyse, apologise
Tire
Tyre
Theater, center, liter
Theatre, centre, litre

ipt>

Selasa, 26 Februari 2013

Tongue Twister

Pernah berlatih Tongue Twister ? Tongue twister adalah salah satu bentuk latihan pronunciaton (pengucapan) Bahasa Inggris dengan menggunakan sebuah frasa yang sulit diucapkan. Tapi jika dilatih terus menerus, lidah akan lancar mengucapkan kata-kata dalam Bahasa Inggris. Saya menganjurkan Anda berlatih pengucapan ini sebelum tidur, lakukan dengan kecepatan semaksimal mungkin. Mengapa sebelum tidur ? Karena dalam pronunciation bukan soal menghafal, tetapi membentuk sebuah kebiasaan bawah sadar dalam pengucapan Bahasa Inggris. Dan kondisi otak yang cenderung mengantuk sebelum tidur gelombangnya cenderung rendah menuju frekuensi alfa, nah, di frekuensi ini penyerapan sebuah informasi menjadi lebih mudah.


Berikut ni beberapa bentuk latihan Tongue Twister :

  • A box of biscuits, a batch of mixed biscuits
  • A skunk sat on a stump and thunk the stump stunk,but the stump thunk the skunk stunk.
  • Peter Piper picked a peck of pickled peppers.
    Did Peter Piper pick a peck of pickled peppers?
    If Peter Piper picked a peck of pickled peppers,
    where's the peck of pickled peppers Peter Piper picked?
  • Betty Botter had some butter,
    "But," she said, "this butter's bitter.
    If I bake this bitter butter,
    it would make my batter bitter.
    But a bit of better butter--
    that would make my batter better."
  • So she bought a bit of butter,
    better than her bitter butter,
    and she baked it in her batter,
    and the batter was not bitter.
    So 'twas better Betty Botter
    bought a bit of better butter.
  • Six thick thistle sticks. Six thick thistles stick.
  • They have left the thriftshop, and lost both their theatre tickets and the
    volume of valuable licenses and coupons for free theatrical frills and thrills.
  • Brisk brave brigadiers brandished broad bright blades,
    blunderbusses, and bludgeons -- balancing them badly.
  • Cows graze in groves on grass which grows in grooves in groves.
  • Selfish shellfish.
  • Ned Nott was shot
    and Sam Shott was not.
    So it is better to be Shott
    than Nott.
    Some say Nott
    was not shot.
    But Shott says
    he shot Nott.
    Either the shot Shott shot at Nott
    was not shot,
    or
    Nott was shot.
    If the shot Shott shot shot Nott,
    Nott was shot.
    But if the shot Shott shot shot Shott,
    then Shott was shot,
    not Nott.
    However,
    the shot Shott shot shot not Shott --
    but Nott.
  • Sarah sitting in her Chevrolet,
    All she does is sits and shifts,
    All she does is sits and shifts.
  • Who washed Washington's white woolen underwear
    when Washington's washer woman went west?
  • If a Hottentot taught a Hottentot tot
    To talk ere the tot could totter,
    Ought the Hottenton tot
    Be taught to say aught, or naught,
    Or what ought to be taught her?
    If to hoot and to toot a Hottentot tot
    Be taught by her Hottentot tutor,
    Ought the tutor get hot
    If the Hottentot tot
    Hoot and toot at her Hottentot tutor?
  • Once upon a barren moor
    There dwelt a bear, also a boar.
    The bear could not bear the boar.
    The boar thought the bear a bore.
    At last the bear could bear no more
    Of that boar that bored him on the moor,
    And so one morn he bored the boar--
    That boar will bore the bear no more.
  • Pick a partner and practice passing,
    for if you pass proficiently,
    perhaps you'll play professionally.
Pilih salah satu frasa, dan hafalkan dan usahakan meningkatkan kecepatan berbicara tanpa kesalahan.

Cukup milintir bukan ? :)
ipt>

Jumat, 05 Oktober 2012

Role Playing

It's an example of how role playing  can helps Us to practice Our English .

Video from Youtube by NyroForever


Sabtu, 10 Maret 2012

Cara Mudah membuat Kalimat bahasa inggris bagi pemula (mengulang)

Pada waktu saya mengajar Bahasa Inggris pada seseorang / sekelompok murid, biasanya selalu ada sesi untuk latihan membuat kalimat. Nah, pada sesi ini biasanya sering terjadi suasana hening, mengapa ? Karena mereka pada mikir, mau bikin kalimat gimana ? Apalagi kalau ditunjuk, biasanya para murid akan blank dan kebingungan. memori kosa kata yang tersimpan di otak tiba-tiba tidak bisa diakses, dan akhirnya ekspresi terakhir dari proses berpikir, yaitu berbicara, terhenti :)


Bagaimana cara mengatasi hal ini ?
Pada posting saya di awal blog saya pernah membahas tentang struktur kalimat yaitu Subyek, predikat, obyek, dan keterangan. Kita bisa memulai latihan membuat kalimat sederhana dari sini. Anda bisa melihat keterangan lengkap tentang S-P-O-K (klik di sini).

Nah, pola S-P-O-K ini bisa disingkat dengan rumus sederhana. Pada waktu kita mau berlatih untuk membuat kalimat sederhana pikirkan rumus ini :

SIAPA ? (yaitu Subyeknya : I,You, They, We, He, She, Arman, Lusi, etc)

NGAPAIN ? (Yaitu predikatnya, berupa kata kerja atau kata kerja bantu)

NGAPAIN APA ? (Yaitu obyeknya)

DI MANA ? (Adverb of place)

KAPAN ?  (Adverb of time)

BAGAIMANA CARANYA (Adverb of manner)

Ok, selamat belajar, point ini sudah pernah saya bahas sebelumnya tapi saya ulang untuk menyegarkan ingatan, dan karena ada beberapa pertanyaan tentang hal ini.
Salam Sukses ! // ipt>

Selasa, 09 November 2010

Belajar Bahasa Inggris dari turis

Belajar Bahasa Inggris yang paling praktis sebenarnya adalah dengan mendatangi dan tinggal di daerah / negara yang berbahasa Inggris. Teman saya yang sewaktu sekolah bahasa Inggrisnya nol putul sekarang dah cas cis cus dan sudah ngomong Inggris seperti selayaknya bahasa ibunya sejak pindah ke Amerika. Belajar dari native speaker dengan mendengar dan praktek langsung ternyata lebih efektif daripada memulainya dengan belajar grammar. Tetapi saya tidak mengatakan bahwa Anda tidak harus belajar grammar. Karena kan tidak semua orang punya kesempatan pindah ke luar negeri. Intinya adalah mau praktek, dan sebaiknya dimulai dengan lebih banyak mendengar. Ketika telinga kita sudah tidak asing dengan Bahasa Inggris, biasanya lidah juga mengikuti.


Salah satu tips yang paling mudah dan murah adalah belajar praktek dengan turis yang berbahasa Inggris. Turis sekarang kan tidak hanya mengunjungi Bali, banyak daerah lain yang juga menjadi jujugan turis. Nah ini kesempatan untuk praktek langsung.

Anda bisa mengawali dengan berkenalan, mungkin topik pertama tentang asalnya, berapa lama tinggal di Indonesia, tinggalnya di mana, dan tawarkan bantuan sesuai kemampuan Anda. Biasanya turis yang tidak sombong senang diajak ngobrol. Lakukan percakapan sebisanya, salah juga tidak apa-apa, tetapi yang penting selama berbicara dengarkan kalimatnya dengan penuh konsentrasi. Pengalaman mendengarkan ini akan membuat Anda terus mengingat kata-kata yang diucapkannya. Keuntungan lainnya ketika Anda menjadi pendengar yang baik, teman turis Anda itu juga akan menganggap Anda sebagai teman ngobrol yang asyik. Jangan ragu untuk bertanya jika tidak mengerti sambil mengatakan bahwa bahasa Inggris anda tidak terlalu jago, dia pasti maklum dan dengan senang hati mengajari Anda. Anda ingat Tarzan ? Lihat Jane begitu senang berkomunikasi dengannya walaupun terbata-bata. Yang penting di sini adalah ketulusan.

Hal penting lainnya adalah jangan menganggap bahwa turis berbahasa Inggris adalah seorang dewa nan modern dan Anda jauh tertinggal dengannya. Ini akan menimbulkan gap yang tidak asyik. Semua orang pada dasarnya sama, cuma bahasanya saja yang beda dan kebetulan Bahasa Inggris dah terlanjur jadi bahasa Internasional. Jadi, coba sajalah dengan percaya diri.