Kamis, 11 Oktober 2012

Kontribusi Generasi Alay dalam Perkembangan Bahasa Indonesia

Kali ini saya ingin sedikit bicara tentang perkembangan Bahasa Indonesia. Saya sendiri selalu berpendapat bahwa :
  1. Bahasa adalah bunyi yang diberi makna
  2. Bahasa adalah sebuah ekspresi dari pengungkapan komunikasi universal.
  3. Bahasa bukanlah bawaan genetika, melainkan sebuah ekspresi komunikasi yang terbentuk karena kondisi lingkungan.
  4. Bahasa selalu berkembang untuk memenuhi kebutuhan komunikasi dan pengungkapan makna sesuai perkembangan jaman.
Oleh karena itu Bahasa baru dan ungkapan-ungkapan baru akan selalu muncul di setiap jaman. Bahasa harus selalu berkembang karena makin banyak hal yang harus diekspresikan dalam sebuah komunikasi. Jika bahasa tidak berkembang sesuai kondisi jaman, maka akan banyak sekali permasalahan komunikasi di jaman ini dan akan datang. Manusia akan sulit untuk menyatakan sebuah pemahaman karena perkembangan bahasa tidak mengikuti perkembangan pengetahuan. Misal, sekarang ilmu Fisika telah mencapai ranah sub atomik, ranah kuantum, jika tidak ada bahasa yang dikembangkan untuk menerangkan seluk beluk tentang hal ini, maka sulit pemahaman kuantum bisa menjadi sebuah pemahaman massal.

Kompeksitas abad ini juga memerlukan perkembangan bahasa yang baru, karena kompleksitas kegiatan-kegiatan yang memerlukan kecepatan, memerlukan bahasa yang efisien, tidak memakan waktu dan minim kesalahpahaman. Ilmuwan Bahasa perlu memperlakukan Bahasa sebagai sebuah teknologi, bukan lagi sekedar ilmu Bahasa, tetapi melihatnya sebagai sebuah teknologi komunikasi yang juga harus terus diriset dan dikembangkan. 

Meskipun bukan berupa wacana, tetapi hanya berupa Brainstorming, saya kira perlu juga ilmuwan Bahasa mulai lintas batas bidang kelimuannya dengan mengikuti perkembangan Neurologi dan Neuro genesis. Karena dengan memahami cara otak bekerja, maka di masa depan akan bisa dikembangkan sebuah bahasa yang lebih efisien untuk mempercepat pemahaman manusia akan sebuah pengetahuan atau makna.

Saat ini di kalangan remaja mulai terbentuk sebuah bahasa komunikasi baru, yang tercipta karena adanya perkembangan teknologi dalam perangkat komunikasi / gadget seperti SMS, BBM, YM dsb. Kita yang lahir di era baby boomers tahun 70-an mungkin akan kebingungan kalau berSMS dengan generasi Alay ini . Sebagai contoh saya pernah terlibat SMS seperti ini :

Saya : Retno (bukan nama sebenarnya), tolong nanti kalau saya dicari sama Pak Derry, kamu SMS saya ya.
Retno : Ea Pak, Q nti mz 

Lihat, ada kata baru EA, Q, nti, dan mz ! Ea = iya Q= aku, nti = nanti, dan mz = SMS hahahaha.....
Luar biasa.....ini adalah abad messenger, komunikasi dilakukan melalui messenger, dan generasi ini begitu ahli mengetik dalam kecepatan tinggi, nah ketika kebutuhan akan kecepatan tinggi ini muncul, maka terciptalah cara berbahasa yang baru. Dan keliatannya bukan cuma masalah kecepatan, tapi kebutuhan berkespresi juga memunculkan sebuah bahasa baru, kalo yang ini modelnya, bukan menyingkat, tapi melebih-lebihkan :
Kalian : Klianz
Gitu : gtw, Gitchu, Gituw
Lucu : Luthu, Uchul, Luchuw
Kemudian, kalau dulu ketawa hanya Hahahaa/ Hihihihi....maka sekarang banyak ragam seperti wkwkwkwk, kkkkkk, xixixixixixixi, buakakakakakak....dsb

Dulu di tahun 90-an, ada sebuah artikel di KOMPAS yang mengusulkan agar bahasa Indonesia tidak lagi menggunakan huruf vokal dalam penulisan, karena dengan menghilangkan huruf vokal dalam penulisan maka akan terjadi penghematan tinta besar-besaran. Jd mnls ckp sprt n .......kayaknya ide tersebut termaterialisasi di generasi alay sekarang ini :)

Apa yang dilakukan generasi alay ini bisa dianggap sebagai sebuah pekerjaan iseng atau ekspresi dari kelebihan energi mereka, tetapi bisa juga kita lihat sebagai sesuatu yang lebih serius, itulah cara sebuah bahasa terbentuk : Untuk memenuhi kebutuhan komunikasi sesuai kondisi dan perkembangan jaman. Kalau tidak ada perkembangan gadget, saya tidak yakin bahasa alay akan terbentuk. Ini adalah sebuah kontribusi untuk teknologi bahasa yang selayaknya perlu diriset oleh para ahli bahasa. 

Bahasa Indonesia juga harus dikembangkan menjadi sebuah bahasa modern yang mampu memenuhi kebutuhan pengungkapan makna, maksud, dan kehendak dalam situasi yang serba modern ini. Jika ini bisa dilakukan, bukan tidak mungkin Bahasa Indonesia akan menjadi bahasa Internasional seperti halnya Bahasa Inggris.

ipt>

Senin, 08 Oktober 2012

Daftar kata serapan Bahasa Indonesia yang diambil dari Bahasa Inggris

Kata serapan adalah kata-kata yang berasal dari bahasa yang berbeda. Berikut ini contoh beberapa kata dalam Bahasa Indonesia yang diambil / diserap dari Bahasa Inggris :

  • acupuncture - akupuntur
  • aerobic - aerobik
  • aquarium - akuarium
  • ballpoint - bolpen
  • business - bisnis
  • condusive - kondusif
  • conglomerate - konglomerat
  • cursor - kursor
  • glass - gelas
  • helmet - helm
  • instinct - insting
  • juice - jus
  • meditation - meditasi
Ada beberapa kata juga yang diserap tanpa merubah bentuk / diserap secara utuh :
  • domain
  • film
  • golf
  • ice cream
  • Internet
  • lift
  • markup
  • monitor
  • radio
  • radar
  • safari
  • sonar (sound navigation and ranging)
  • unit
  • video
Nah, kata-kata serapan ini  harus kita ketahui untuk menambah kosa kata Bahasa Inggris, karena lebih mudah dihafalkan dan hampir setiap hari kita temui dalam perbincangan sehari-hari. 
Daftar lengkapnya bisa dilihat di wikipedia : klik KATA SERAPAN

ipt>

Sabtu, 06 Oktober 2012

Pelajaran 71 : Menggabungkan Dua gagasan (2)

Melanjutkan pelajaran 70, kita akan membahas lagi penggabungan dua kalimat menggunakan kata penghubung.

1. Penggunaan auxiliary verb ( Kata kerja bantu ) di belakang kata penghubung BUT :

  • I like swimming, but my sister doesn't (penggunaan kata kerja bantu tergantung pada tenses yang digunakan )
  • I don't like travelling, but my brother does (penggabungan dari kalimat I don;t like travelling dan My brother likes travelling)
  • I've read that book, but William hasn't (perhatikan tensesnya)
  • Dony didn't speak Japanese, but Yatoko did
Untuk pengingat cepat : 
Jika kalimat pertama positif, maka kata kerja bantu negatif. 
Jika kalimat pertama negatif, maka kata kerja bantu positif.

2 Penggunan auxiliary verb (kata kerja bantu ) di belakang kata penghubung AND : 
  • I like swimming, and my sister does too
  • I don;t like travelling, and my brother doesn't either
  • I've read that book, and William has too
  • Donny didn't speak Japanese, and Yatoko didn't either
Untuk pengingat cepat : 
Kata kerja bantu + too untuk kalimat positif
Kata kerja bantu + either untuk kalimat negatif 
//
--> ipt>

Jumat, 05 Oktober 2012

Role Playing

It's an example of how role playing  can helps Us to practice Our English .

Video from Youtube by NyroForever


Kamis, 04 Oktober 2012

Pel 70 : Menggabungkan Dua Gagasan (and, but, or, so)

Kembali ke pelajaran :)

Dalam pelajaran ke-70 ini kita akan mempelajari tentang cara Bahasa Inggris menggabungkan 2 gagasan atau kalimat. Atau dalam pelajaran Bahasa Indonesia disebut kata penghubung.

Di pelajaran ini saya akan membahas beberapa kata penghubung yaitu :


AND - BUT / OR - SO

Penggunaan AND :
I buy an egg and an apple

I buy an egg, an apple, and some vegetables

I turned off the television and went out of the room

Their uniform is red and white

Their uniform is red, white, and green

I read a book, and she watched tv ---------> can not : I read a book, she watched TV


Penggunaan BUT :
I went to bed but couldn't sleep

I hit the stone, but I couldn't break it

Tigers are mamals, but lizzards are reptiles


Penggunaan OR :
Would You like some water or some fruit juice ?

Wich one do You like the red one or the black one ?

Do we go on Sunday, or do we go on monday ? (keduanya merupakan kalimat lengkap, oleh sebab itu digunakan tanda koma)

Penggunaan SO :
The traffic was crowded, so I turn back

I didn't exercise, so I feel unhealty


ipt>